News

Digempur Powertrain Ramah Lingkungan, Mazda Tetap Kembangkan Diesel

Mon, 21 October 2019 - 16:00 | visits : 41

JawaPos.com – Dewasa ini produsen mobil mulai berlomba-lomba mengembangkan powertrain atau mesin penggerak ramah lingkungan. Mesin tersebut bisa berupa teknologi listrik, hybrid dengan paduan mesin combustion atau variasi mesin canggih lainnya dengan panel surya dan bahan bakar hidrogen.

Teknologi listrik dan hibrida juga berkembang pesat, mengisi kekosongan mesin combustion seperti mesin diesel yang mulai ditinggalkan. Namun, meski digempur oleh mesin ramah lingkungan, masih ada pembuat mobil yang berjanji untuk mengembangkan dan memperluas mesin diesel.

Sebagaimana dikutip JawaPos.com dari AutoCar, Sabtu (19/10), adalah Mazda yang masih memiliki rencana dalam pengembangan mesin diesel. Menurut laporan dari Autocar, Mazda malah berencana untuk mengambil langkah yang lebih besar untuk diesel.

Mazda saat ini pun masih menawarkan mesin diesel dengan varian mobil crossover CX-5 2.2 liter SkyActiv D twin-turbo diesel. Varian mobil tersebut ditawarkan dengan unit terbatas misalnya saja di pasar Amerika Serikat (AS) hanya tersedia pada seri Signature up-spec dengan harga USD 41 ribu atau sekira Rp 582 jutaan.

SkyActiv-D juga dijadwalkan hadir dengan sedan Mazda 6 pada masa depan. Autocar mengutip bos penelitian dan pengembangan Mazda Eropa, Christian Schultze yang mengatakan sebuah pabrik diesel baru akan datang tahun depan.

Mesin Diesel Mazda (Motor1)

“Kami berpegang teguh pada mesin diesel,” katanya menurut Autocar. “Pada 2020 kami memiliki pendekatan baru untuk mesin diesel. Kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana mesin diesel yang bersih dan sangat efisien,” lanjutnya.

Mazda diketahui berhasil membuat gebrakan dengan pengembangan mesin SkyActiv-X awal tahun ini. Mesin tersebut pada dasarnya menggabungkan sistem pengapian percikan standar dari sebuah mesin bensin standar dengan desain pengapian kompresi mengadopsi mesin diesel.

Ini berjalan pada bensin dan output tenaganya 177 tenaga kuda (132 kilowatt) dan torsi 165 pound-kaki (224 Newton-meter). Mesin juga mendapat peringkat jarak tempuh sekitar 44 mil atau setara dengan 70 Km per 3,7 liter bensin di Eropa.

Hal itu cukup mengesankan. Sementara laporan itu tidak menawarkan detail tentang diesel baru Mazda. Namun, diyakini teknologi yang sama akan hadir dan berperan pada mesin diesel Mazda baru yang tengah dikembangkan.

Kendati masih melakukan pengembangan mesin diesel, Mazda tidak mengabaikan dunia listrik. Pembuat mobil juga mulai konsen dengan teknologi listrik sejalan dengan era elektrifikasi. Bahkan, mobil listrik Mazda yang diproduksi secara massal dijadwalkan debut minggu depan menjelang Tokyo Motor Show 2019.

See also

jQuery Slider

Comments


Group

Top